
Jepang menjadi salah satu negara tujuan bagi masyarakat Indonesia yang ingin mengembangkan keterampilan dan mendapatkan pengalaman kerja internasional. Namun, bekerja di Jepang tidak hanya membutuhkan keterampilan sesuai bidang pekerjaan, tetapi juga kemampuan Bahasa Jepang untuk berkomunikasi dalam kehidupan sehari-hari maupun lingkungan kerja.
Melalui pelatihan Bahasa Jepang, calon pekerja dapat mempersiapkan kemampuan secara bertahap mulai dari huruf Jepang, kosakata, tata bahasa, percakapan, mendengarkan, membaca, hingga komunikasi yang berkaitan dengan pekerjaan.
Salah satu kemampuan bahasa yang perlu dipersiapkan adalah JFT-Basic atau JLPT, tergantung jalur dan persyaratan yang dituju. JFT-Basic dirancang untuk mengukur kemampuan Bahasa Jepang yang dibutuhkan dalam komunikasi kehidupan sehari-hari di Jepang dan dapat digunakan sebagai salah satu bukti kemampuan bahasa untuk jalur Specified Skilled Worker (SSW).
Mulai Agustus 2026, JFT-Basic juga mengalami pembaruan dalam penilaian. Selain A2.2 (A2), hasil ujian kini dapat menunjukkan level A1 dan A2.1, sehingga cakupan penggunaannya menjadi lebih luas, termasuk dalam konteks sistem Employment for Skill Development.
Karena itu, belajar Bahasa Jepang sejak awal menjadi langkah penting bagi calon pekerja yang ingin mempersiapkan diri menuju peluang kerja di Jepang.
Mengapa Bahasa Jepang Penting untuk Bekerja di Jepang?
Kemampuan Bahasa Jepang membantu pekerja memahami instruksi, berkomunikasi dengan rekan kerja, mengikuti aturan keselamatan, serta beradaptasi dengan kehidupan sehari-hari.
Dalam lingkungan kerja, kemampuan komunikasi juga berhubungan dengan kedisiplinan, etika, keselamatan kerja, pelayanan, dan hubungan dengan rekan kerja maupun atasan.
Belajar bahasa sejak dari tingkat dasar memberikan waktu bagi peserta untuk membangun kemampuan secara bertahap sebelum mengikuti proses seleksi dan persiapan keberangkatan.
Apa yang Dipelajari dalam Pelatihan Bahasa Jepang?
Program pelatihan dapat disusun secara bertahap dengan materi seperti:
- Hiragana dan Katakana
- Kosakata Bahasa Jepang
- Tata bahasa dasar
- Percakapan sehari-hari
- Latihan mendengarkan
- Latihan membaca
- Ungkapan di tempat kerja
- Percakapan saat bekerja
- Etika dan budaya kerja Jepang
- Latihan wawancara
- Persiapan ujian kemampuan Bahasa Jepang
Materi dapat disesuaikan dengan tingkat kemampuan peserta dan tujuan program.
Mengenal JFT-Basic untuk Persiapan Kerja
JFT-Basic (Japan Foundation Test for Basic Japanese) merupakan ujian yang mengukur kemampuan Bahasa Jepang yang diperlukan untuk berkomunikasi dalam situasi kehidupan sehari-hari di Jepang.
Ujian dilakukan dengan metode Computer Based Testing (CBT) dan memiliki empat bagian utama, yaitu Huruf dan Kosakata, Percakapan dan Ungkapan, Pendengaran, serta Pemahaman Bacaan.
Mulai Agustus 2026, JFT-Basic menilai tiga level, yaitu:
A1 → A2.1 → A2.2 (A2)
Perubahan ini menjadi informasi penting bagi peserta pelatihan yang sedang mempersiapkan kemampuan Bahasa Jepang untuk tujuan pendidikan maupun pekerjaan di Jepang.
Bahasa Jepang dan Jalur SSW
Bagi calon pekerja yang menargetkan Specified Skilled Worker (SSW), kemampuan Bahasa Jepang merupakan salah satu bagian penting dalam persiapan.
Untuk banyak bidang SSW, persyaratan bahasa menggunakan JFT-Basic atau JLPT N4 atau lebih tinggi, selain memenuhi ujian keterampilan sesuai bidang yang dituju. Persyaratan dapat berbeda berdasarkan bidang pekerjaan, sehingga peserta perlu memeriksa ketentuan terbaru untuk bidang masing-masing.
Artinya, belajar Bahasa Jepang sebaiknya tidak dilakukan sendiri-sendiri tanpa arah. Peserta perlu memahami target bahasa, bidang pekerjaan, ujian keterampilan, serta tahapan menuju pekerjaan di Jepang.
Bukan Hanya Bahasa, Persiapkan Skill Kerja
Kemampuan Bahasa Jepang merupakan salah satu bekal. Calon pekerja juga perlu memiliki keterampilan sesuai bidang yang dituju.
Beberapa bidang dalam sistem SSW memiliki persyaratan ujian keterampilan, misalnya pertanian, manufaktur makanan, layanan makanan, konstruksi, perawatan kendaraan, dan berbagai bidang lainnya.
Karena itu, persiapan yang ideal mencakup:
Bahasa Jepang + Keterampilan Kerja + Pemahaman Budaya Kerja + Kesiapan Mental
Persiapkan Diri Bersama Astha Academy

Astha Academy hadir sebagai lembaga pelatihan yang membantu peserta membangun kemampuan Bahasa Jepang secara bertahap sebagai bagian dari persiapan menuju peluang pendidikan dan kerja di Jepang.
Peserta tidak hanya diarahkan untuk memahami Bahasa Jepang dasar, tetapi juga dibekali kemampuan komunikasi, kosakata yang relevan dengan lingkungan kerja, serta pemahaman mengenai budaya dan etika kerja Jepang.
Belajar Bahasa Jepang, Siap Kerja ke Jepang!”
Catatan: Persyaratan bahasa, ujian keterampilan, dan ketentuan imigrasi dapat berubah. Peserta perlu selalu memeriksa persyaratan terbaru sesuai jalur dan bidang pekerjaan yang dituju.